Identitas Mahasiswa IAIN Dipertanyakan
Oleh Aan K. Saputra / Ilhami Daub (nama pena)
(Pend. Matematika 2011)
MAHASISWA menjadi simbol manusia yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi dengan asa dapat memenuhi rasa haus dan lapar akan ilmu yang di dapat dari bangku sekolahan.
Untuk memenuhi akan hal itu, sudah tentu diperlukan tanda pengenal yang menunjukkan tempat melanjutkan studi manusia-manusia calon generasi penerus bangsa atau familiar dengan sebutan agent of change.
Namun, sepertinya hal itu tidak berpengaruh bagi salah satu kampus yang terletak di tempat terpencil, jauh dari perkotaan, bahkan masih banyak yang asing dengan keberadaan kampus ini.
Ya, Kampus IAIN Raden Intan Lampung dalam masa transisi menuju perubahan serta penataan administrasi menuju program yang berbasis komputerisasi serta mengedepankan pelayanan terhadap mahasiswa, justru belum juga mengeluarkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) untuk mahasiswa baru angkatan 2011.
Dimana, KTM merupakan tanda pengenal insan intelektual yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, maka yang menjadi pertanyaan dalam benak penulis harus menunggu berapa lama lagi KTM itu akan dikeluarkan???
Sudah satu tahun berlalu, mahasiswa tahun ajaran 2011/2012 belum mendapatkan KTM, jelas hal ini menghambat mahasiswa dalam melakukan sosialisasi atau pun pengembangan terhadap aktifitas eksternal kampus, wajar manakala mereka (red,mahasiswa angkatan 2011) merasa sangat dirugikan, karena bila hendak mengikuti event-event yang menggunakan "KTM" sebagai salah satu persyaratan tentu itu akan menghalangi mereka berpartisipasi karena mereka tidak memiliki identitas.
Terlebih, di era modernisasi serta globalisasi identitas menjadi hal yang amat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.
contoh kecil saja ialah KTP, saat ini masyarakat awam saja sudah diwajibkan untuk menggunakan e-KTP, sehingga apabila mereka hendak pindah tempat tinggal tidak perlu membuat KTP karena data mereka sudah ada dalam daftar kependudukan catatan sipil.
Pertanyaan selanjutnya, bagaimana dengan mahasiswa yang hendak mengikuti event ekternal kampus???
Jawabannya ialah mahasiswa harus melakukan pendekatan terhadap panitia agar memberikan dispensasi untuk diperbolehkan menggunakan slip pembayaran SPP, dikarenakan tidak memiliki identitas yang disebut "KTM".
Mereka (red,mahasiswa angkatan 2011) tak hanya diam menunggu kabar dari pihak kampus akan KTM yang belum jadi, tak sabar akhirnya beberapa mahasiswa mencoba mempertanyakan tentang pembuatan serta teknis pengambilan KTM.
Ternyata, salah satu mahasiswa merasa di pecundangi oleh pihak kampus, untuk itu ia menyambangi langsung Bank Kampus yang ada di IAIN Raden Intan Lampung dengan harapan mendapat kabar yang baik.
Namun, bukan kabar baik yang diterima, melainkan kabar yang tak sedap. yaitu, Mereka harus rela menggunakan slip Pembayaran SPP dalam mengikuti kegiatan-kegiatan di luar kampus. Deujar salah satu pegawai Bank mengatakan, dirinya belum mengetahui kapan jadinya,
"tidak tahu jadinya kapan?”, hal tersebut sama saja saat mereka(red, mahasiswa angkatan 2011) bertanya pada bagian Akademik, jawaban mereka,"Tahun ini KTM bekerjasama dengan Bank Syari’ah Mandiri jadi pengerjaannya lama,”ucapnya.
Untuk itu, semoga mahasiswa IAIN Raden Intan Lampung segera menerima identitas kampus, sehingga bangga untuk memperkenalkan "Ini kampus ku".
(Pend. Matematika 2011)
MAHASISWA menjadi simbol manusia yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi dengan asa dapat memenuhi rasa haus dan lapar akan ilmu yang di dapat dari bangku sekolahan.
Untuk memenuhi akan hal itu, sudah tentu diperlukan tanda pengenal yang menunjukkan tempat melanjutkan studi manusia-manusia calon generasi penerus bangsa atau familiar dengan sebutan agent of change.
Namun, sepertinya hal itu tidak berpengaruh bagi salah satu kampus yang terletak di tempat terpencil, jauh dari perkotaan, bahkan masih banyak yang asing dengan keberadaan kampus ini.
Ya, Kampus IAIN Raden Intan Lampung dalam masa transisi menuju perubahan serta penataan administrasi menuju program yang berbasis komputerisasi serta mengedepankan pelayanan terhadap mahasiswa, justru belum juga mengeluarkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) untuk mahasiswa baru angkatan 2011.
Dimana, KTM merupakan tanda pengenal insan intelektual yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, maka yang menjadi pertanyaan dalam benak penulis harus menunggu berapa lama lagi KTM itu akan dikeluarkan???
Sudah satu tahun berlalu, mahasiswa tahun ajaran 2011/2012 belum mendapatkan KTM, jelas hal ini menghambat mahasiswa dalam melakukan sosialisasi atau pun pengembangan terhadap aktifitas eksternal kampus, wajar manakala mereka (red,mahasiswa angkatan 2011) merasa sangat dirugikan, karena bila hendak mengikuti event-event yang menggunakan "KTM" sebagai salah satu persyaratan tentu itu akan menghalangi mereka berpartisipasi karena mereka tidak memiliki identitas.
Terlebih, di era modernisasi serta globalisasi identitas menjadi hal yang amat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.
contoh kecil saja ialah KTP, saat ini masyarakat awam saja sudah diwajibkan untuk menggunakan e-KTP, sehingga apabila mereka hendak pindah tempat tinggal tidak perlu membuat KTP karena data mereka sudah ada dalam daftar kependudukan catatan sipil.
Pertanyaan selanjutnya, bagaimana dengan mahasiswa yang hendak mengikuti event ekternal kampus???
Jawabannya ialah mahasiswa harus melakukan pendekatan terhadap panitia agar memberikan dispensasi untuk diperbolehkan menggunakan slip pembayaran SPP, dikarenakan tidak memiliki identitas yang disebut "KTM".
Mereka (red,mahasiswa angkatan 2011) tak hanya diam menunggu kabar dari pihak kampus akan KTM yang belum jadi, tak sabar akhirnya beberapa mahasiswa mencoba mempertanyakan tentang pembuatan serta teknis pengambilan KTM.
Ternyata, salah satu mahasiswa merasa di pecundangi oleh pihak kampus, untuk itu ia menyambangi langsung Bank Kampus yang ada di IAIN Raden Intan Lampung dengan harapan mendapat kabar yang baik.
Namun, bukan kabar baik yang diterima, melainkan kabar yang tak sedap. yaitu, Mereka harus rela menggunakan slip Pembayaran SPP dalam mengikuti kegiatan-kegiatan di luar kampus. Deujar salah satu pegawai Bank mengatakan, dirinya belum mengetahui kapan jadinya,
"tidak tahu jadinya kapan?”, hal tersebut sama saja saat mereka(red, mahasiswa angkatan 2011) bertanya pada bagian Akademik, jawaban mereka,"Tahun ini KTM bekerjasama dengan Bank Syari’ah Mandiri jadi pengerjaannya lama,”ucapnya.
Untuk itu, semoga mahasiswa IAIN Raden Intan Lampung segera menerima identitas kampus, sehingga bangga untuk memperkenalkan "Ini kampus ku".
0 komentar:
Posting Komentar