Breaking News
Loading...
Kamis, 06 September 2012

Coretan buat sobat yang selalu menunda merevisi hidup

Oleh : Hanif El Ghaza

 “Bro, Jangan Biarkan Hidup Kita Seperti Air Mengalir. Ok!”

Sobat!, Ada kilasan kisah sesosok sahabat bernama Ushairam. Mungkin terasa asing terdengar di telinga kita nama sahabat nabi yang satu ini. Namun, tergores hikmah penting di balik catatan perjalanan kehidupan seorang ushairam. Ia satu satunya sahabat Nabi yang mendapat predikat `penghuni syurga yang belum pernah menjalankan shalat`. Luh kok bisa, berikut kisahnya..
Ushairam, adalah julukan dari Amr bin Tsabit Al Asyhali Al Anshary ra. Ia keponakan sahabat Rosul saat pergi ke Thaif, Khudzaifah bin Yaman ra. Memang nama ini sepertinya jarang di dengar. Di kisahkan dari Abu Hurairah, bahwa sejak Rasulullah mendakwahkan islam. Ushairam kerap di ajak kaum muslimin untuk menerima Agama Allah. Namun, hanya muncul kata kata ushairam ”Kalau aku tahu yang kalian sampaikan adalah kebenaran, Aku pasti tidak akan menunda nunda mengikuti kalian”.

Bro, Kita telah paham dengan perang Uhud, bahwa akhir cerita peperangan ini adalah sebuah kekalahan di pihak kaum muslimin. Nah, Saat peperangan yang mencekam berlalu. Tampak kesedihan di wajah para sahabat yang masih hidup. Ketika sedang melakukan penyisiran, terlihat mengalir darah segar berwarna kemerahan keluar dari jasad jasad para sahabat yang gugur sebuah tanda kesyahidan dan sesekali terdengar suara rintihan tanda kesakitan.

Tiba tiba, terdengar suara yang mengejutkan sebagian para sahabat. ”Ushairam, ini Ushairam..!” kebingungan muncul di benak sebagian sahabat yang mengetahui adanya ushairam tergeletak di kerumunan pasukan muslimin. Lalu ada yang bertanya

”Kenapa anda ada di pihak kaum muslimin, apakah anda menyusup atau sudah muslim”. Ia pun menjawab kata kata terakhir.” Kalau aku tahu yang kalian sampaikan adalah kebenaran, Aku pasti tidak akan menunda nunda mengikuti kalian”, lalu menghembuskan nafas.

Hingga, salah satu sahabat mengadu ke Rasulullah terkait ushairam. Rosulpun tersenyum dan bersabda ” Ushairam adalah ahli syurga”. Ternyata di saat akan berlangsungnya peperangan Ushairam mengetahui bahwa kebenaran ada di pihak Rosulullah, di saat itulah Hidayah datang padanya. Tanpa pikir panjang ia langsung menemui Rosulullah. Bukannya ingin memerangi Rosul, tapi malah bersyahadat dihadapan Rasul menyatakan keislamannya. Kemudian dengan kegagahannya ia balik memerangi pasukan kafir Qurasy hingga ia terjatuh menemui ajalnya. Ketika semua sahabat mengetahui perihal Ushairam, iapun diberi predikat ”Ahli Syurga yang belum pernah melaksanakan shalat”.

Subhanallah, begitu cepat Ushairam merevisi hidupnya. Ia tidak menunda nunda waktu untuk menyatakan keislamannya di saat ia telah mengetahui akan kebenaran. Sekarang, banyak dari kita seolah olah ingin mengatakan”Aku mengetahui kebenaran, namun nanti kalau sudah tua”, memang bertolak dengan apa yang sering di katakan oleh Ushairam” ”Kalau aku tahu yang kalian sampaikan adalah kebenaran, Aku pasti tidak akan menunda nunda mengikuti kalian”.

Lihatlah, banyak dari kita yang mengetahui akan kebenaran perintah Ayat dan Sunnah Rasul, namun selalu saja kita dengar kemudian cuek, ”nanti dulu kalau sudah tua aku akan taat...” Ya, Jangan Biarkan Hidup Kita Seperti Air Mengalir. Ibarat Air mengalir yang hanya diam tanpa ingin tahu kemana ia hanyut. tanpa rencana, tanpa target serta tujuan hidup yang jelas. Mengikuti pegulatan waktu yang terkadang membawakan kita kepada ketidakjelasan dan keburukan arah hidup, hendak kemana diri ini tertuju serta tak jelas apa yang harus dilakukan hingga akhirnya usia makin renta kemudian ajal datang, dan kita akan menyesal...  :(

Sobat... cepatlah kita revisi hidup kita ke arah kebenaran hingga menjadi hamba yang ahli syurga Amin...!!

0 komentar:

Posting Komentar

Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2013 KAMMI IAIN Raden Intan Lampung All Right Reserved