Masa UAS KU
Ketika masa UAS seharusnya sudah selesai, tapi tidak bagi kami. rasa
galau, resah menyelimuti kami melihat hingga kini ada mata kuliah yang bahkan
entah kapan akan mengadakan UAS. Bukan hanya itu saja, tapi aktivitas bergalau
ria dengan hasil nilai uas yang memang bena-benar sangat tak bersahabat dengan
kami.
Jika di bilang seharusnya sebagai
seorang mahasiswa harus tegar, harus kuat dengan apapun itu yang terjadi bahkan
harus kebal dengan nilai apapun yang di dapatkan karena yang terpenting
bukanlah nilai, tapi kemampuan kita. Dosen-dosen matematika selalu bilang bahwa
orientasi kita disini bukan karena nilai tapi karena ilmu! Itu yang selalu di tanam
dalam hati dan jiwa kami.
Ketika aktivitas UAS menyita banyak waktu, fikiran dan tenaga yang
dibutuhkan, terkadang ada rasa hanya ingin fokus pada kuliah. Tapi tidak! diri
ini tak akan pernah merasa nyaman dan bahagia ketika hari-hari ini hanya
disibukkan dengan agenda tugas. Apalah arti hidup jika tidak mampu memberi kebermanfaatan
bagi orang lain?
Terkadang memang aneh bisa merasakan
diri ini lebih bahagia ketika bisa berbuat sesuatu kepada orang lain, bisa berbagi
sesuatu yang memang kita yaini benar. rasa bahagia itu melebihi rasa bahagia
mendapatkan nilai A sekalipun pada mata kuliah pokok matematika. Entahlah
mungkin memang benar-benar aneh tapi aku merasa senang dan bahagia dengan ini
semua dengan proses perjalanan ini dan dengan kesibukan yang saat ini memang
benar-benar terasa semakin hari semakin sedikit waktu tersisa untuk
memperhatikan diri sendiri.
Tapi itulah uniknya katika kesibukan
itu dijalankan dengan hati yang terbuka dan bahagia, maka hasilnyapun akan
terasa membahagiakan hati dan pastinya sebagai tempat kita berlatih dan berbenah
untuk menjadi lebih baik lagi dikemudian hari.
0 komentar:
Posting Komentar