Breaking News
Loading...
Kamis, 19 April 2012

Amal Islami Bukan Aktivitas Sesaat

Amal islami bukanlah aktivitas yang cukup dikerjakan di saat kita memiliki waktu luang dan bisa kita tinggalkan saat sibuk. Tidak, amal islami terlalu agung dan teramat mulia jika diperlakukan seperti itu.

Perkara intima’ (bergabung) kepada din ini tentu saja lebih serius daripada yang seperti itu. Islam tidak seperti klub ilmiyah, klub olahraga, atau kepanduan yang cukup dikerjakan saat menjadi pelajar/mahasiswa, lalu ditinggalkan setelah lulus. Atau cukup dikerjakan saat masih bujang dan boleh ditinggalkan setelah menikah. Atau kita curahkan waktu kita mendapat pekerjaan dan setelah mendapatkannya, atau kita disibukkan dengan pelajaran-pelajaran khusus, maka kita boleh meninggalkannya atau meremehkannya. Sekali-kali tidak! Amal islami bukanlah seperti itu.

Bagaimana dengan keadaan hari ini? Kita dapat saksikan banyak sekali ikhwah yang meninggalkan amal islami setelah lulus kuliah, menikah, sibuk dengan perdagangan, tugas, dan sebagainya.

Dijalan Allah Kami tegak berdiri
Mencitakan panji-panji menjulang tinggi
Bukan untuk golongan tertentu, semua amal kami
Bagi din ini, kami menjadi pejuang sejati
Sampai kemuliaan din ini kembali
Atau mengalir tetes-tetes darah kami

Sungguh, seorang yang meninggalkan kebenaran setelah mengetahui laksana seseorang yang mendahulukan kelezatan sesaat, kesenangan semusim, dan mencari kegembiraan dengan membayar kesedihan sepanjang masa. Menceburkan diri ke sumur maksiat dan berpaling dari cita-cita mulia kepada keinginan rendah lagi hina. Dia akan berada dibawah kungkungan setan, di lembah kebingungan, dan terbelenggu dalam penjara hawa nafsu.

0 komentar:

Posting Komentar

Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2013 KAMMI IAIN Raden Intan Lampung All Right Reserved